Viral! Komik Karya Tomomi Shimizu tentang Kesengsaraan Seorang Wanita Suku Uyghur

  • Whatsapp
Komik Karya Tomomi Shimizu yang Viral (@swim_shu)

Komik (Manga) Jepang ini menuangkan kisah nyata (true story) Mihrigul Tursun, seorang perempuan etnis Uyghur, yang mengalami kekerasan fisik dan psikis dari pemerintah China.

TRIASNews –   Uyghur adalah suku minoritas di Republik Rakyat China (RRC). Mayoritas dari mereka menggunakan bahasa sendiri, bahasa Uyghur, dan beragama Islam.

Dewasa ini, masyarakat dunia tengah menyoroti nasib etnis Uyghur di negeri Tirai bambu ini karena sering mendapatkan perlakuan diskriminatif dan kekerasan intimidatif.

Read More

Berangkat dari kritik itu, Tomomi Shimizu lantas membuat komik berdasarkan kisah nyata (true story) Mihrigul Tursun, seorang perempuan Uyghur yang ditahan dan menerima kekerasan di China setelah melahirkan anak kembar tiga di Mesir.

Mihrigul Tursun

Manga berjudul ‘Apa yang Terjadi Padaku’ itu beberapa hari belakangan ini viral di penjuru dunia, termasuk di Indonesia.

Komik hitam putih itu mengisahkan tentang penyiksaan yang dialami perempuan tersebut. Komik Shimizu mengilustrasikan bagaimana perempuan Uyghur itu diikat di kursi dan berulang kali disiksa dengan sengatan listrik. Putra ketiga dari kembar tiga itu jatuh sakit, dan akhirnya meninggal dunia.

Manga yang diupload di twitter @swim_shu itu sudah diretweet sebanyak 87.000 kali, dan dilihat oleh sebanyak 2,5 juta pengguna Twitter. Kini komik itu pun telah dialihbahasakan ke dalam Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, Uyghur dan beberapa bahasa lain, termasuk juga Bahasa Indonesia.

Banyak warganet yang menghendaki agar tema komik tersebut diajarkan di sekolah. Bahkan ada yang minta dibuatkan komik tentang krisis di Hongkong.

Sejauh ini belum ada tanggapan dari Shimizu. Shimizu sendiri pernah merilis manga berjudul ‘Tidak Ada yang Mengatakan Nama Negara’, April 2019 silam. Karya itu juga bercerita tentang perempuan Uyghur yang disiksa.

Bagi Shimizu, Tiongkok sebagai negara yang punya banyak misteri. “Menceritakan sesuatu tentang mereka melalui manga adalah misiku,” ucapnya seperti dikutip dari Japan Times. Shimizu juga punya rencana akan bikin komik dari perspektif kesaksian di masa mendatang.

Tiongkok memang punya sistem kebijakan ketat terkait kehidupan suku Uyghur dan muslim minoritas di Xianjiang. Baru-baru ini terungkap ke publik sebuah dokumen internal Partai Komunis Cina (PKC) yang diberhasil didapat oleh International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ). Isinya tentang data penindasan terhadap minoritas kaum Uyghur.

Sebelumnya, New York Times juga memperoleh dokumen internal PKC yang diberi nama Xinjiang Papers. Dokumen itu berisi tentang arahan partai kepada pejabat untuk melakukan penahanan secara masif pada suku Uyghur.

Berikut ini Komik Karya Tomomi Shimizu yang sudah di terjemahkan dalam Bahasa Indonesia:

banner 300x250

Related posts