UMP DKI Jakarta 2020 Rp 4,27 Juta, Sebelumnya Rp 3,94 Juta

  • Whatsapp
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswesan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada hari ini, Jumat (1/11/2019), mengumumkan penetapan UMP DKI Jakarta tahun 2020. Kartu Pekerja dengan sejumlah fasilitasnya juga diberikan kepada para pekerja/buruh.

Persentase kenaikan UMP DKI Jakarta sebesar 8,51% sesuai dengan keputusan pemerintah pusat. Mulai tahun 2020, UMP DKI Jakarta sebesar Rp 4.276.349.906.

Read More

“Hari ini saya sampaikan bahwa UMP DKI Jakarta Tahun 2020 sebesar Rp. 4.276.349.906,”  UMP DKI Jakarta tahun 2020 ini mengalami perubahan yang sebelumnya Rp 3.940.000,” ungkap Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, dalam keterangan resminya, Jumat (1/11/2019).

Walaupun tidak memenuhi tuntutan pekerja/buruh yang menghendaki UMP DKI Jakarta tahun 2020 sebesar Rp 4,6 juta, Pemprov DKI Jakarta memberikan sejumlah alternatif kenyamanan bagi pekerja/buruh.

BACA JUGA: UMP 2020 Naik 8,51 Persen

Selain kenaikan UMP, Pemprov DKI Jakarta memberikan Kartu Pekerja sebagai program peningkatan kesejahteraan pekerja/buruh di DKI Jakarta dengan meringankan beban biaya transportasi, pangan, dan pendidikan bagi anak pekerja/buruh.

Pekerja (ilustrasi)

Berikut fasilitas dan manfaat yang diberikan lewat Kartu Pekerja ala Pemprov DKI Jakarta:

1. Fasilitas gratis naik bus TransJakarta di 13 Koridor
2. Fasilitas keanggotaan Jakgrosir yakni dapat berbelanja produk kebutuhan sehari-hari dengan harga yang murah di Jakgrosir.
3. Fasilitas penyediaan pangan dengan harga murah yakni dapat berbelanja 5 item pangan diantaranya beras, ayam, daging sapi/kerbau, ikan kembung dan telur dengan harga yang telah disubsidi.
4. Fasilitas KJP Plus serta kuota jalur afirmasi bagi anak pekerja.

Diluncurkan sejak akhir tahun 2018, Pemprov DKI Jakarta telah mendistribusikan sebanyak 21.249 kartu kepada para penerimanya dan sampai saat ini masih dibuka terus pendaftarannya.

Mekanisme pengajuan Kartu Pekerja

Berikut prosedur pengajuan Kartu Pekerja:

1. Pemohon mengajukan berkas (fotocopy KTP, KK, NPWP, surat keterangan dari perusahaan) dan mengirimkan form perbankan melalui email hikesja.nakertrans@jakarta.go.id
2. Berkas diajukan ke Disnakertrans Provinsi DKI Jakarta atau Sudisnakertrans 5 (lima) Wilayah Kota Adm. DKI Jakarta
3. Disnakertrans Provinsi DKI Jakarta akan melakukan verifikasi, data hasil verifikasi akan di kirim kepada Bank DKI sebagai dasar pencetakkan kartu pekerja.
4. Disnakertrans Provinsi DKI Jakarta bersama Bank DKI akan mendistribusikan di titik-titik yang telah disepakati dengan Federasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh.

“Dengan manfaat yang begitu besarnya, Kami berharap para penerima Kartu Pekerja dapat terus meningkat dan kesejahteraannya tidak hanya bergantung kepada dari faktor upah, tetapi dari faktor transportasi, kesehatan, gizi dan pendidikan juga telah terakomodir dalam program Kartu Pekerja Jakarta,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah.

Selain itu akan digalakkan pembukaan Gerai Koperasi Pekerja dan Pengembangan Kewirausahaan Terpadu. Dalam program tersebut Pemprov DKI Jakarta mengupayakan kolaborasi antara Pemerintah Daerah, dunia usaha dan masyarakat pada umumnya/Pekerja/Buruh.

Selain itu, untuk program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu dalam pelaksanaannya Pemprov DKI Jakarta terus berupaya untuk mengembangkan potensi keterampilan dan kemandirian berusaha melalui program pembinaan dan pengembangan peningkatan kapasitas wirausaha dengan kegiatan pelatihan, antara lain Pelatihan Mengemudi SIM A, Pelatihan Satuan Pengamanan, Pelatihan Salon, dan Pelatihan Pembuatan Kue Kering.  (AF)*

banner 300x250

Related posts