Tunjukkan Bukti, Perkumpulan BUMI ALUMNI Kian Memikat Hati

  • Whatsapp
Rakor perdana Perkumpulan BUMI ALUMNI secara virtual zoom meeting

Perkumpulan BUMI ALUMNI bukan memberi janji, tapi menunjukkan bukti. Siap mengayomi dan mewadahi seluruh alumni Unpad agar memiliki nilai manfaat baik secara lokal, regional, maupun internasional.

TRIASNEWS – Dengan spirit kebersamaan dilandasi oleh ikatan kecintaan tinggi pada almamater, sebanyak 80 orang alumni Universitas Padjadjaran (Unpad), yang menjadi pengurus Perkumpulan Bumi Alumni, mengikuti rapat koordinasi (Rakor) perdana pada hari Sabtu, 10 Oktober 2020.

Read More

Rakor yang dilangsungkan melalui virtual zoom meeting itu dimoderatori oleh Arie Budiman (Sekretaris Umum) dan Dr. Dewi Tenty, SH, MH, M.Kn (Ketua bidang Hubungan Antara Lembaga).

Pembina Perkumpulan BUMI ALUMNI, Dr. Umar Hadi (Dubes RI untuk Korsel)

Acara diawali dengan sambutan dari dua anggota Dewan Pembina Perkumpulan Bumi Alumni, masing-masing Dr. Umar Hadi (kini Duta Besar RI untuk Korea Selatan) dan Prof. Dr. Obsatar Sinaga, M.Si (saat ini menjabat Rektor Universitas Widyatama  (UTama) Bandung.

Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan BUMI ALUMNI, James Ibrahim

Sambutan secara berurutan oleh Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Bumi Alumni, James Ibrahim, Ferry Mursyidan Baldan (Anggota Dewan Pengawas), serta Dr. Ary Zulfikar, SH, MH (Ketua Umum Perkumpulan Bumi Alumni) juga menandai dibukanya Rakor bersejarah tersebut.

Anggota Dewan Pengawas Perkumpulan BUMI ALUMNI, Ferry Mursyidan Baldan

Umar Hadi, alumnus FISIP Unpad angkatan 1983, memberikan arahan konstruktif terkait dengan geliat para alumni Unpad yang menggeluti UMKM yang selama ini ia pantau dari berbagai platform media sosial (medsos).

Umar berharap, Perkumpulan Bumi Alumni mampu berkiprah secara internasional dengan berpijak pada motto “think global, act small, move fast”.

Ketua Umum Perkumpulan BUMI ALUMNI, Dr. Ary Zulfikar, SH, MH

Umar menunjuk Korea Selatan (Korsel) sebagai model ilustrasi. Koperasi dan UMKM di Negara Ginseng tersebut sangat kuat menyokong proses produksi perusahaan besar seperti Samsung, Hyundai, dan Daewoo.

Dubes  Umar Hadi mengaku, setelah melihat ratusan produk karya Alumni Unpad pelaku UMKM di platform digital Instagram (IG), ia langsung meminta stafnya untuk memetakan peluang dan potensi produk-produk UMKM Alumni Unpad tersebut agar dapat menembus pasar di Korsel.

Suasana Rakor perdana Perkumpulan BUMI ALUMNI

Prof. Obsatar Sinaga atau Kang Obi juga sangat mendukung gerakan pelaku UMKM Alumni Unpad dan berharap Perkumpulan Bumi Alumni bisa maju berkembang.

Sebagai bentuk apresiasinya pada kehadiran Perkumpulan BUMI Alumni, pria yang akrab disapa Kang Obi itu menawarkan dan mempersilakan perkumpulan itu untuk menggunakan fasilitas tempat di lingkungan kampus yang ia pimpin bagi proses pengembangan dan pelatihan para pelaku UMKM Alumni Unpad.

Suasana Rakor perdana Perkumpulan BUMI ALUMNI

James Ibrahim atau yang dikenal kang Iim, juga berharap Perkumpulan Bumi Alumni dapat menjadi wadah bagi alumni Unpad untuk menjalin silaturahmi dan memperkuat jejaring alumni yang dapat bersinergi dengan alumni lainnya.

Sementara Ferry Mursyidan Baldan menyampaikan harapan besar agar Perkumpulan Bumi Alumni terbuka untuk bekerja sama dengan alumni-alumni dari universitas atau perguruan tinggi lainnya yang mempunyai visi dan misi yang sama dengan Bumi Alumni.

Ketua Umum Perkumpulan Bumi Alumni, Ary Zulfikar alias Azoo siap mengembangkan UMKM yang bernaung di dalam Perkumpulan Bumi Alumni agar produk-produknya bisa menembus pasar internasional, melalui jejaring alumni yang berdiaspora ke seluruh mancanegara.

“Perkumpulan BUMI ALUMNI bukan beri janji, tapi tunjukkan bukti. Selain dalam akses strategi permodalan, Perkumpulan Bumi Alumni juga akan membantu dalam memperluas akses pasar patra pelaku UMKM Alumni Unpad. Pemasaran yang tidak hanya yang sifatnya lokal atau domestik, melainkan juga pasar internasional,” ungkap alumnus FH Unpad 1989 ini.

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Perkumpulan BUMI ALUMNI, Nuning Hallet, Ph.D menyampaikan gagasan untuk mengikutsertakan produk-produk UMKM alumni Unpad dalam setiap exhibisi di luar negeri dengan menjadi mitra Kementerian Perdagangan. Juga menjadikan para diaspora alumni Unpad di luar negeri menjadi pasar.

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Perkumpulan BUMI ALUMNI, Nuning Hallet, Ph.D

Senada dengan Nuning, Dr. Dewi Tenty selaku Ketua bidang Hubungan Antar Lembaga mengatakan bahwa diaspora alumni Unpad dapat menjadi penghubung bagi pelaku UMKM alumni Unpad. Dewi yang selama ini menjadi penggerak pelaku UMKM, juga telah mengadakan beberapa pelatihan dan pembinaan pada ratusan pelaku UMKM dari alumni Unpad, sebelum terbentuknya Perkumpulan Bumi Alumni, dan membentuk Komunitas UMKM Alumni Unpad.

Secara produk, Azoo menyebut potensi produk-produk UMKM Alumni Unpad diterima oleh pasar ekspor sangat besar. Hal yang perlu intensif dilakukan adalah pembinaan dan pelatihan untuk menjamin kesinambungan produk.

Ketua Bidang Hubungan Antara Lembaga Perkumpulan BUMI ALUMNI, Dr. Dewi Tenty

“Selain itu, sudah mulai ada tawaran dari beberapa pihak dari pelaku bisnis perusahaan besar yang meminta potensi produk dari pelaku UMKM yang merupakan anggota kita. Jadi, kita harus punya sistem yang baik, sehingga permintaan itu bisa direspons positif,” kata Azoo

Dari database tercatat, ada 690 alumni Unpad yang tergabung dalam Komunitas UMKM Alumni Unpad.  Kata Azoo, jumlah ini akan terus bertambah seiring menguatnya Perkumpulan Bumi Alumni.

“Saat ini, alumni Unpad yang telah bergabung dari lintas angkatan dan fakultas dalam platform digital umum: FB sebanyak kurang lebih 718 alumni, IG sebanyak 2.831 alumni, 3 WA group sebanyak kurang lebih 587 alumni. Kami sedang menyiapkan dan mengembangkan platform digital mandiri yang dapat menampung aspirasi pelaku UMKM alumni Unpad tanpa diskriminasi,” ujar Azoo.

Terlebih lagi, Komunitas UMKM Alumni Unpad sudah membangun platform baik itu digital maupun offline. UMKM Alumni Unpad pun sudah menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah dan pihak swasta.

UMKM Alumni Unpad sudah menjalin kerja sama antara lain dengan Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Koperasi dan UKM, BPJamsostek, serta beberapa kali telah menyelenggarakan kegiatan pembinaan dan pelatihan bagi anggota Komunitas UMKM Alumni Unpad.

Visi & Misi Perkumpulan BUMI ALUMNI

Kepada jajaran pengurus Perkumpulan Bumi Alumni yang mengikuti virtual zoom meeting Rakor Perdana tersebut, Azoo membeberkan VISI dan MISI Perkumpulan Bumi Alumni.

“Visi Perkumpulan Bumi Alumni adalah terwujudnya komunitas alumni yang dapat menggabungkan semua potensi alumni dari berbagai latar belakang, tanpa diskriminasi, untuk mewujudkan kemandirian wirausaha dan finansial  bagi para anggotanya baik secara lokal, regional, maupun internasional,” kata Azoo.

Ada tiga Misi yang diusung Perkumpulan Bumi Alumni:  pertama, membuka saluran-saluran komunikasi yang inovatif dan kreatif untuk mendorong potensi alumni dari segala lapisan dan menjembatani solidaritas antar jejaring alumni untuk kesejahteraan angota komunitas serta mempunyai nilai manfaat baik secara lokal, regional, maupun internasional.

VISI dan MISI Perkumpulan BUMI ALUMNI secara konseptual

Misi kedua, mengajak alumni untuk melayani dan mengakui potensi alumni sebagai mitra dalam misi dan kemajuan Komunitas Bumi Alumni.

“Misi ketiga Perkumpulan Bumi Alumni  yakni  menjalin kerja sama secara terbuka dan setara dengan pemerintah, kelompok swadaya masyarakat, masyarakat dalam dan luar negeri, pihak swasta yang memiliki nilai yang sama dan peduli pada kegiatan sosial, hukum, dan kemasyarakatan,” lanjut Azoo.  

Kepengurusan Perkumpulan Bumi Alumni memiliki 11 bidang dan 8 koordinator wilayah (Korwil). Dalam Rakor tersebut masing-masing Ketuaa Bidang memaparkan rencana kerja ke depan sesuai dengan Visi dan Misi Perkumpulan Bumi Alumni.

Rakor Perkumpulan Bumi Alumni ditutup oleh Azoo seraya mengutip Kahlil Gibran, “perjalanan yang bermil-mil jauhnya dimulai dari selangkah”.

“Semoga langkah awal ini menjadi langkah yang baik dan dapat bermanfaat tidak hanya bagi para antar anggota Bumi Alumni saja tetapi juga dapat bermanfaat bagi masyarakat pada umumnya di level lokal, regional dan global,” pungkas Azoo menutup Rakor.

Sebagai catatan menarik, pada awalnya, saat dikukuhkan pertama kali, jumlah pengurus Perkumpulan BUMI ALUMNI sebanyak 110 orang alumni. Namun belakangan ternyata banyak alumni yang meminta bergabung dan menyatakan komitmen untuk memberikan sumbangsih diri sebagai pengurus. Sehingga pada akhirnya jumlah pengurus Perkumpulan BUMI ALUMNI membludak menjadi 145 orang alumni. (TRIASNEWS/AF)

banner 300x250

Related posts