Terbebani Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan? Begini Cara Ganti Kelas

  • Whatsapp
Kartu BPJS Kesehatan (ilustrasi)

Tarif iuran BPJS Kesehatan kelas Mandiri III naik sebesar Rp 16.500 dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000 perpeserta perbulan. Iuran kelas Mandiri II naik sebesar Rp 59.000 dari Rp 51.000 menjadi Rp 110.000 perpeserta perbulan. Iuran kelas Mandiri I naik sebesar Rp 80.000 dari sebelumnya Rp 80.000 menjadi Rp 160.000 perpeserta perbulan.

Triasnews — Besaran iuran BPJS Kesehatan untuk Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja  sudah positif naik sebesar dua kali lipat dari sekarang, dan akan efektif berlaku 1 Januari 2020.

Read More

Melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menaikkan iuran BPJS.

Pasal 34 Perpres 75/2019 menyebutkan, tarif iuran kelas Mandiri III dengan manfaat pelayanan di ruang kelas perawatan kelas III naik sebesar Rp 16.500 dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000 perpeserta perbulan.

Iuran kelas Mandiri II dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas II naik sebesar Rp 59.000 dari Rp 51.000 menjadi Rp 110.000 perpeserta perbulan.

Iuran kepesertaan BPJS Kesehatan kelas Mandiri I naik sebesar Rp 80.000 dari sebelumnya Rp 80.000 menjadi Rp 160.000 perpeserta perbulan.

Jika peserta mandiri BPJS Kesehatan merasa beban iuran terlalu berat, peserta bisa mengubah kelas rawat.

BACA JUGA: Resmi, Iuran BPJS Kesehatan Naik 100%, Berlaku 1 Januari 2020

Buku Panduan Layanan BPJS Kesehatan menyebutkan, perubahan kelas rawat peserta mandiri dapat dilakukan setelah 1 tahun dan harus diikuti perubahan kelas rawat seluruh anggota keluarga yang tercantum dalam kartu keluarga.

Peserta yang melakukan perubahan kelas perawatan pada bulan berjalan, maka kelas perawatan barunya berlaku pada bulan selanjutnya.

BPJS Kesehatan menyediakan 5 kanal layanan teruntuk mereka yang ingin mengubah kelas rawat, .

Pertama, Aplikasi Mobile JKN. Peserta membuka Aplikasi Mobile JKN dan klik menu ubah data peserta lalu masukkan data perubahan.

Kedua, BPJS Kesehatan Care Center 1500 400. Peserta menghubungi Care Center dan menyampaikan perubahan data peserta dimaksud.

Ketiga, Mobile Customer Service (MCS). Peserta mengunjungi Mobile Customer Service (MCS) pada hari dan jam yang telah ditentukan. Setelah itu, mengisi Formulir Daftar Isian Peserta (FDIP) dan menunggu antrian untuk mendapatkan pelayanan.

Keempat, Mall Pelayanan Publik. Peserta mengunjungi Mall Pelayanan Publik, mengisi FDIP dan menunggu antrian untuk mendapatkan pelayanan.

Kelima , peserta bisa ke Kantor Cabang dan Kantor Kabupaten/Kota BPJS Kesehatan terdekat. Peserta mengunjungi kantor, mengisi FDIP, mengambil nomor antrian pelayanan loket perubahan data dan menunggu antrian. Langkah-langkah yang disebutkan di atas dapat digunakan jika peserta mandiri ingin mengubah kelas rawat di tengah kenaikan iuran BPJS Kesehatan. (AF)*

banner 300x250

Related posts