Secercah Harapan Novel Baswedan pada Kapolri Baru

  • Whatsapp
Penyidik senior KPK, Novel Baswedan

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan memiliki harapan khusus atas terpilihnya Komjen Idham Azis sebagai Kapolri pengganti Jenderal Tito Karnavian.

“Harapan harus punya, harapan,” kata Novel kepada wartawan di kampus UNJ, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Kamis (31/10/2019).

Read More

Kasus Novel bisa dikatakan terkatung-katung di tangan Tito saat menjabat Kapolri. Novel pada Selasa (11/4/2017) subuh secara tiba-tiba disiram air keras oelh dua pria yang mengendarai motor. Ketika itu, Novel sedang berjalan menuju rumahnya usia salat Subuh di Masjid Al Ihsan, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Komjenpol Idham Aziz

Akibat siraman air keras itu, mata kiri Novel mengalami kebutaan. Penyidik yang dikenal cukup galak kepada koruptor ini harus menunggu dengan sabar keadilan untuknya. Ketika Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dibentuk oleh Tito Karnavian, tim tersebut gagal mengungkap pelaku penyiraman air keras pada Novel.

Kini harapan Novel jatuh pada Kapolri baru, Komjen Idham. Meski ia sedikit pesimis terhadap Idham. Pasalnya, Idham selama ini menjabat sebagai kabareskrim namun tidak bergigi dalam kasus Novel.

“Pak (Kapolri) Idham kan (sebelumnya) sudah berapa lama jadi Kabareskrim, beliau diam saja, beliau bukannya nggak tahu harusnya,” ujar Novel.

Novel menambahkan, ia tetap mendesak Kapolri bisa mengungkap kasusnya.

“Pak Idham tetap punya tanggung jawab sebagai Kapolri untuk mengungkap,” kata dia. (AF)*

banner 300x250

Related posts