Resmi Bercerai, Ini Pengakuan Ustaz Abdul Somad

  • Whatsapp
UAS dan Melia Juniarti

Penceramah kondang Ustaz Abdul Somad, Lc, MA, resmi bercerai dengan istrinya, Melia Juniarti. Perceraian keduanya sebagai suami isteri itu berdasarkan putusan Pengadilan Agama (PA) Negeri Bangkinang Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, pada 3 Desember 2019 lalu. Sebelumnya, ia mundur sebagai dosen PNS di UIN Suska.

Melalui kuasa hukumnya, Hasan Basri, pria asal Pekanbaru Riau yang memiliki sapaan akrab UAS ini mengirimkan keterangan resmi tentang perceraiannya, yang ditayangkan di akun instagram @sahabatuasofficial.

Read More

Berikut kutipan pernyataan tersebut.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Bismillahirrahmanirrahim, klarifikasi Ustaz Abdul Somad (UAS). Saya H Hasan Basri SAG SH MH kuasa hukum Ustaz Abdul Somad UAS menjelaskan terkait berita perceraian antara UAS dengan Melia Juniarti sebagai berikut:

1. Bahwa Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Ibu Melia Juniarti menikah pada tanggal 20 Oktober 2012 dan telah dikaruniai seorang anak laki-laki yang bernama Mizyan Haziq Abdillah bin Abdul Somad Batubara.

2. Bahwa permasalahan rumah tangga Ustaz Abdul Somad sudah lama terjadi, hampir empat tahun yang lalu, jauh sebelum UAS sebagai pendakwah yang populer dan viral di media sosial. Berbagai usaha telah dilakukan oleh UAS untuk mempertahankan rumah tangganya, terutama sebagai kepala rumah tangga dalam mendidik Melia Juniarti. Namun tetap tidak berhasil dan tidak berubah. UAS telah melakukan tahapan-tahapan sesuai ajaran syariat Islam: nasihat, pisah ranjang, musyawarah, dan konsultasi keluarga, talak 1 dan talak 2, yang berakhir tahap berpisah tempat tinggal pada bulan Mei 2016 sampai saat sekarang ini.

3. Bahwa oleh karena tidak ingin berlarut-larut yang tentunya akan menimbulkan fitnah dan mudharat yang lebih besar di kemudian hari hal ini sesuai dengan kaidah fikih yang berbunyi: Dar’ul mafasid aula min jalbil mashalih. Mengantisipasi dampak negatif harus diprioritaskan daripada mengejar kemaslahatan yang belum jelas. Apabila berlawanan antara satu maksadat dengan maslahat, maka yang didahulukan adalah mencegah maksadatnya. As-Suyuti Al-Asybah wan Nazahir.

4. Bahwa walaupun sudah berpisah lebih kurang sejak empat tahun yang lalu, namun tetap bertanggung jawab memberikan nafkah bulanan dan fasilitas untuk Buk Melia Juniarti, terkhusus ananda yang tercinta Mizyan Haziq Abdillah. UAS selalu menyediakan waktu secara khusus, dalam kesibukan dakwahnya untuk tetap bersama menemani, bermain, jalan-jalan dan lain layaknya orang tua yang selalu menyayangi dan mendidik anaknya.

5. Bahwa UAS sebagai warga negara yang baik maka pada tanggal 12 Juli 2019 mengajukan secara resmi permohonan cerai talak ke Pengadilan Agama Bangkinang dengan nomor perkara 604/Pdt.G/2019/PA.Bkn, dan telah diputus oleh majelis hakim pada tahap proses persidangan ke-11, pada hari Selasa tanggal 3 Desember 2019. Dengan diktum putusan memberi izin kepada pemohon, Abdul Somad Batubara bin Bachtiar, untuk menjatuhkan talak satu Raji’i terhadap termohon melihat Yuniarti binti Ahmad di depan sidang pengadilan agama Bangkinang.

6. Bahwa di saat ketidakharmonisan rumah tangga terus terjadi dan tanpa solusi, perceraian bukan langkah mundur. Mungkin bisa terjadi pada siapa pun dan manusiawi. Ustaz Abdul Somad sangat menyadari bahwa, Allah subhanahu wa ta’ala berkuasa atas semua takdir manusia dan Allah subhanahu wa ta’ala akan menguji hambanya sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.

7. Bahwa setiap orang akan membaca, dan berpikir dengan cara berbeda, kebaikan tidak selalu dihargai, keburukan tidak selalu dinistai, aku tidak perlu menjelaskan tentang diriku karena musuhku tidak percaya, dan sahabat-sahabatku tidak memerlukan itu, ungkapan Sayyidina Ali karramallahu wajhah.

8. Bahwa hidup bukanlah siapa yang terbaik, tetapi seberapa banyak kebaikan yang bisa kita lakukan. Apa pun cobaan yang menimpa harus kita hadapi dengan sikap positif. Semoga dapat dimaklumi.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Resmi Berhenti sebagai Dosen PNS

UAS, ustad tersohor yang namanya juga masyhur di dua negeri jiran: Malaysia dan Brunei Darussalam, setengah bulan yang lalu juga telah resmi menanggalkan statusnya sebagai pegawi negeri sipil (PNS).

Dengan begitu, pria asal Riau berusia 42 tahun ini tak mengajar lagi sebagaoi dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau. Memang, beberapa waktu silam, ustad yang akrab disapa UAS (singkatan dari Ustad Abdul Somad) ini mengajukan surat pengunduran diri ke pihak manajamen UIN Suska.

Ustad Abdul Somad

Rektor UIN Suska, Akhmad Mujahidin, menerangkan, pemberhentian UAS telah sesuai dengan prosedur yang berlaku. UAS resmi diberhentikan dengan hormat sebagai lektor PNS Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau. Bahkan, keputusan pemberhentian dengan hormat itu, kata Mujahidin, mendapat rekomendasi langsung dari Kementerian Agama (Kemenag) RI.

“Pemberhentian itu atas dasar surat pengunduran diri Abdul Somad pada Juli 2019, jadi kami memproses dan resmi diberhentikan dengan terhormat,” ujar Mujahidin, di Pekanbaru, Rabu (20 November 2019).

Pihak UIN Suska sebelumnya juga telah memanggil UAS sebanyak tiga kali untuk mengklarifikasi surat pengunduran diri yang diajukan. Panggilan pertama tanggal 16 Oktober 2019, kedua 23 Oktober 2019, dan ketiga 31 Oktober 2019. Namun UAS rupanya berhalangan hadir, tidak bisa memenuhi ketiga panggilan tersebut.

“Tiga kali panggilan, Abdul Somad berhalangan hadir,” katanya.

Setelah itu, pihak UIN Suska kemudian meminta pertimbangan ke Kemenag, yang lalu mengeluarkan surat tindak lanjut pemberhentian melalui Sekjen Kemenag, Mohamad Nur Kholis Setiawan, tertanggal 8 November 2019.

“Jadi karena atas kehendaknya sendiri mengundurkan diri, kami memutuskan memberhentikan Ustad Abdul Somad secara terhormat dan melalui berbagai mekanisme sesuai aturan,” jelas Mujahidin.

Sebelumnya, kabar mundurnya UAS dikaitkan pada pilihan politik 2019 silam. Namun hal itu dibantah Hendriyanto, sahabat UAS.

“Bukan karena politik. UAS ini kan jadwal ceramahnya sudah banyak, jadi waktu untuk ke kampus sudah tidak sanggup lagi,” kata Hendriyanto mengklarifikasi. Menurutnya, UAS merupakan sosok yang selalu berpikir dengan berbagai pertimbangan. Mengundurkan diri dari kampus adalah keputusan terbaik.  (AF)*

banner 300x250

Related posts