Pesona Bukit Pelangi Kelabba Maja NTT

  • Whatsapp
Bukit warna-warni Kelabba Madja di Pulau Sabu, Nusa Tenggara Timur (Instagram@jnrlavigne)

Kelabba Maja ibarat surga tersembunyi. Kemolekan Kelabba Maja tak hanya oleh Bukit Pelangi, namun juga dipersolek oleh Batu Keseimbangan (The Balancing Rock), yang berdiri kokoh di puncak bukit. Daerah ini dipercaya warga sekitar sebagai tempat bersemayamnya para dewa.

TRIASNews –  Di Oregon, Amerika Serikat (AS) ada ‘Painted Hills’ yakni gugusan perbukitan indah berwarna-warni bagaikan dilukis. Di Zhangye Danxia, China, ada Gunung Pelangi.

Bukit warna-warni ternyata bisa ditemukan di bagian timur Indonesia, tepatnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). ‘Painted Hills’ ala Indonesia ini bernama Bukit Pelangi Kelabba Maja, yang menyerupai Grand Canyon di Arizona.

Read More

Bukit Pelangi Kelabba Maja NTT

Hal itu karena kontur geologis Kelabba Maja berupa ngarai besar yang dipisahkan oleh tebing terjal yang unik dengan bukit pelanginya yang tersaji. Ia memiliki tebing-tebing seperti tabung yang bercorak khusus layaknya bebatuan yang disapu dengan kuas raksasa dengan berbagai macam varian warna yakni putih, cokelat, biru, dan merah.

Terlihat juga adanya pilar-pilar batu berjenis granit merah muda dengan komposisi puncak seperti jamur yang didominasi warna merah tua.

Bukit warna-warni Kelabba Madja di Pulau Sabu, Nusa Tenggara Timur (Instagram @riabas187)

Nama Kelabba Maja terdiri dari kata Ke’labba yang berarti sebagian tanah abu dan Maja yang berarti nama dewa.

Tak hanya memiliki Taman Nasional Komodo saja, wilayah NTT ternyata juga memiliki satu tempat yang cukup memukau, yakni Kelabba Maja. Objek wisata Kelabba Maja menjadi wisata penyanggah perekonomian masyarakat Nusa Tenggara Timur. Lokasi ini kerap disebut lokasi tempat berdiamnya para dewa.

Bukit warna-warni Kelabba Madja di Pulau Sabu, Nusa Tenggara Timur (Instagram@riabas187)

Bukit ini berlokasi di Pulau Sabu (kadang disebut Sawu), Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua, NTT. Lokasinya berdekatan dengan pantai selatan Sabu.

Nama Pulau Sabu di NTT memang belum banyak dikenal wisatawan domestik dan mancanegara. Pamor pulau yang bisa ditempuh selama 4-5 jam naik kapal cepat dari Kota Kupang, ibukota NTT, ini masih kalah dibandingkan tentangganya, Pulau Sumba. Padahal panorama yang dimiliki Pulau Sabu tak kalah menarik.

Di Pulau Sabu, tepatnya di Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, terdapat sebuah tempat bernama Kelabba Maja yang menyerupai Grand Canyon di Arizona.

Karena alamnya yang terdiri dari tebing berwarna-warni, tempat ini sering dibandingkan dengan Zhangye Danxia yang disebut sebagai salah satu keajaiban alam negeri Tiongkok. Juga disetarakan dengan Ngarai Grand Canyon yang jadi kebanggaan negeri Paman Sam. Namun, apabila dilihat dari kondisi alamnya, Kelabba Maja lebih mirip dengan ‘Painted Hills’ yang berada di Oregon, AS.

Kawasan Kelabba Maja mempunyai keunikan tersendiri, perpaduan dari wisata alam, petualangan, dan tradisi budaya asli warga setempat. Bagi penganut Jingi Tiu, agama asli penduduk Desa Gelanalalu Pulau Sabu, Bukit Pelangi Kelabba Maja adalah tempat sangat sakral. Mereka percaya tempat itu merupakan berdiamnya para dewa. 

Seperti halnya ‘Painted Hills’ Oregon, Bukit Pelangi Kelabba Maja juga memiliki ciri khas tebing berbentuk tabung dengan gradasi warna merah kebiruan.

Perbukitan warna warni seperti tabung yang memiliki corak yang khusus, unik dan tak teratur ini terlihat seperti disapu dengan kuas raksasa dengan berbagai macam varian warna seperti putih, cokelat, biru dan merah. Pengunjung bisa menemukan lapisan warna biru, putih, coklat, dan merah di antara bebatuan Kelabba Maja.

Apalagi jika cuaca cerah dan sinar matahari menyelimuti wilayah ini, pemandangan yang disuguhkan pun akan sangat memukau. Perbukitan pelangi ini bakal lebih indah jika diabadikan saat mentari mulai bangun dari peraduannya (sunrise), menyinari deretan Bukit Pelangi Kelabba Maja, sehingga warna-warna dari bukit itu tampak lebih menyala.

Kelabba Maja memang merupakan lokasi yang cukup menarik untuk menyaksikan sunrise dan sunset. Saat malam hari, pemandangan yang terlihat juga sangat indah karena di balik bebatuan tersebut terhampar langit dengan bintang gemintangnya.

Batu Keseimbangan

Selain tebing berwarna-warni laksana pelangi, di lokasi itu juga terdapat Batu Keseimbangan (The Balancing Rock) yang diyakini masyarakat Pulau Sabu sebagai perlambang ayah, ibu dan anak. Ketiga batu ini berdiri kokoh di di ujung tebing yang meruncing.

Batu Keseimbangan di Kelabba Madja (Instagram@harridaryanto)

Deretan batu dengan latar belakang bintang-bintang tampak seperti pemandangan spektakuler layaknya bukan di negeri sendiri.

Batu itu dulu digunakan sebagai altar pemujaan untuk Sang Dewa. Setiap tahunnya masih digelar ritual penyembelihan kurban untuk memohon perlindungan dari Dewa Maja.

Batu Keseimbangan (The Balancing Rock) Kelabba Maja.

Dewa Maja sendiri merupakan dewa bagi penduduk Dusun Kelanalalu, Desa Wadu Medi, Kecamatan Hawu Mehara.

Karena kesakralan tempat ini bagi para penduduknya, jangan heran jika setiap pengunjung yang datang ke Kelabba Maja untuk menjaga sikap selagi pelesir di sini. Berkata-kata kotor merupakan salah satu larangan yang sebaiknya ditaati demi kenyamanan bersama.

Batu Keseimbangan (The Balancing Rock) Kelabba Maja

Selain itu, pengunjung wajib memakai selendang tenun khas Sabu yang tersedia di pintu masuk obyek wisata ini. Selendang tenun ini dipercaya menjadi penjaga dari gangguan roh jahat.

Sulit diakses

Kelabba Maja merupakan salah satu objek wisata alam yang patut dikunjungi di NTT. Tak sedikit pecinta travelling yang kepincut dengan keindahannya dan meng-upload foto-foto keren di akun Instagram pribadi masing-masing. Sayangnya, seperti kebanyakan objek wisata yang nyaris masih perawan, Kelabba Maja juga sulit diakses.

Kondisi infrastruktur menuju kawasan ini masih belum terlalu memadai. Jadi dibutuhkan fisik yang prima untuk mencapainya. Karena itulah Kelabba Maja dianggap kurang cocok untuk wisata bersama keluarga.

Lokasi Kelabba Maja sangat tersembunyi dan berada dekat pantai selatan Pulau Sabu, sangat sulit bagi pengunjung mencapai lokasi tersebut jika tanpa dibantu pemandu dari warga lokal Pulau Sabu.

Untuk mencapai lokasi Kelabba Maja, pengunjung bisa naik pesawat atau kapal laut dari Kota Kupang menuju Pelabuhan Seba di Pulau Sabu. Sesampainya di Pelabuhan Seba, wisatawan dapat menyewa kendaraan pribadi hingga ke Kelabba Maja. Perjalanan dari Pelabuhan Seba menuju Kelabba Maja bisa ditempuh sekitar 1,5-2 jam perjalanan darat. Setelah naik kendaraan, bersiaplah melintasi jalanan terjal dan berbukit. Namun saat tiba di lokasi tujuan, semua lelah perjalanan akan terbayar tunai seketika. (AF/diolah dari berbagai sumber)*

banner 300x250

Related posts