Parah! Tak Hanya di Sungai, Bangkai Babi Pun Dibuang di Tepi Jalanan Medan

  • Whatsapp
Bangkai babi dalam karung dibuang di jalanan Kota Medan (Foto Istimewa)

Triasnews – Sepekan terakhir banyak diwartakan, penemuan ratusan bangkai babi yang dibuang orang tak bertanggung jawab di sejumlah sungai dan danau di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) antara lain Sungai Deli dan Danau Siombak.

Belum reda kegaduhan khalayak, kembali muncul kabar baru. Apa itu? Bangkai babi juga dibuang di jalanan Kota Medan. Setidaknya 3 ekor bangkai babi dalam karung goni ditemukan warga di kawasan jalan gedung Arca, Medan.

Read More

Warga membawa bangkai babi yang dibuang pemiliknya di Danau Siombak Marelan, Medan, Sumatera Utara, Senin (11/11/2019).

Camat Medan Kota T Yudi Chairuniza membenarkan adanya pembuangan 3 bangkai babi. Lokasi pembuangan bangkai babi berada di Jl Gedung Arca,Medan.

“Masuk area Kelurahan Pasar Merah Timur, Medan Area,” kata Yudi, Kamis (14/11/2019).

Menurut Kepala lingkungan I Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, M Irsan, penemuan bangkai babi-babi itu berawal dari kecurigaan warga ketika mencium aroma tidak sedap. Ternyata, warga menemukan tiga karung goni berisi bangkai babi yang dibuang di pinggir jalan.

“Setelah karung itu kami buka ternyata bangkai babi berukuran besar,” kata M Irsan, dikutip Antara, Kamis (14/11/2019).

Ketiga ekor bangkai babi tersebut sudah dibawa oleh petugas kebersihan untuk dikubur.

Kolera babi

Banyaknya bangkai babi yang ditemukan di sungai, danau, dan jalanan itu terkait wabag kolera (hog cholera) yang menyerang hewan babi. Sejauh ini, mengutip data Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut, fenomena babi mati akibat kolera terjadi di 11 kabupaten/kota se-Sumut.

Ratusan bangkai babi di Danau Siombak

Kesebelas wilayah tersebut adalah Karo, Dairi, Humbang Hasundutan, Deli Serdang, Medan,Toba Samosir, Serdang Bedagai, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Samosir.

Di Danau Siombak, Medan, petugas menemukan dan mengangkutnya ke darat sebanyak 106 bangkai babi yang sengaja dibuang orang tak bertanggung jawab ke sana.

“Saat ini jumlah bangkai yang ditemukan sudah mencapai 106. Ini akan dikuburkan secara massal,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut M Azhar Harahap di Medan.

Disebutkan Azhar, penguburan massal terhadap babi-babi tersebut dilakukan agar tidak mengganggu masyarakat yang ada di sekitar danau. Selain itu juga untuk mengantisipasi potensi pencemaran lingkungan.

Sampel air yang ada di Danau Siombak sudah diambil Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumut, untuk mengetahui sampai mana tingkat pencemaran yang diakibatkan bangkai-bangkai babi yang dibuang masyarakat ke sungai.

Danau Siombak merupakan danau buatan dengan luas sekitar 40 hektar. Danau ini terletak di Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan. Danau ini menjadi objek wisata bagi warga lokal, namun menyusul temuan bangkai-bangkai babi, kegiatan wisata di Danau Siombak meredup. (AF)*

banner 300x250

Related posts