OBITUARI Rusli Paloh: Sosok Egaliter nan Humoris

  • Whatsapp
Almarhum Rusli Paloh bersama sang adik, Surya Paloh

TRIASNews –  H. Rusli bin Muhammad Daud Paloh, kakak kandung H. Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem, telah berpulang ke haribaan Ilahi Rabbi pada Rabu (18/12/2019) pukul 9.50 WIB, di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Rusli Paloh dikenal sebagai pribadi yang humoris. Beliau sangat terbuka pada semua orang. Pun, ia selalu berusaha semaksimal mungkin memberikan bantuan kepada orang-orang yang meminta pertolongan, walaupun sekadar nasihat atau petuah.

Read More

“Beliau selalu bisa berusaha mengakomodasi orang-orang yang datang ke beliau untuk minta tolong, nasihat, dan petuah beliau,” kata putra sulung Rusli Paloh, Pietra Paloh, di kediaman almarhum, Kampung Ambon, Jakarta Timur, Selasa (18 Desember 2019), dikutip dari mediaindonesia.com.
 
Menurut Pietra, Rusli kerap menjadi sosok yang dituakan di kalangannya. Almarhum pun memiliki banyak kenalan dan pandai bergaul.

“Cukup disayangi teman dan kerabat,” ucap Pietra.
 
Rusli Paloh meninggal akibat penyangkit jantung di usia ke-75. Penyakit itu kembali menyerang Rusli pada Jumat (13 Desember 2019).

Penulis bersama Almarhum Rusli Paloh

“Awalnya penyakit jantung dioperasi. Selebihnya perawatan. Terakhir Jumat drop dibawa langsung ke ICU Rumah Sakit Pondok Indah,” kata ketua rukun tangga (RT) Lukmanul Hakim, di kediaman Rusli. 

Rusli juga sakit pada parunya. Terdapat banyak kandungan air di paru yang menyebabkan batuk. Gejala batuk itu terjadi tiga hari sebelum akhirnya Rusli dilarikan ke rumah sakit. Selama di rumah sakit, Rusli menjalani perawatan intensif.
 
“Beliau walaupun sakit, sangat kuat fisiknya. Dia menahan rasa sakit itu,” aku Lukmanul.

Penulis bersama almarhum Rusli Paloh

Di mata H. Zaini Djalil, Ketua DPW Partai NasDem Aceh, almarhum merupakan sosok orang tua yang ramah dan dekat dengan semua kalangan. Khusus dengan teman-temannya dari Aceh dan siapa saja yang berasal dari Serambi Mekah, ia kerapkali berkomunikasi menggunakan bahasa Aceh ketika berinteraksi.

Sayangnya, lanjut Zaini, sosok egaliter itu menutup mata sebelum impiannya tercapai, yaitu ingin pulang ke Aceh dan bertemu sanak famili.

Almarhum Rusli Paloh bersama Ketua DPW NasDem Aceh, Zaini Djalil

“Almarhum ramah, baik dan dekat dengan semua kalangan dan selalu ceria. Khusus dengan kawan-kawan dari Aceh biasanya beliau dalam berkomunikasi lebih senang menggunakan bahasa Aceh,” kata Zaini Djalil yang juga seorang advokad ternama di Aceh.

Lingkungan pergaulan Rusli Paloh relatif luas. Tak hanya dengan orang Aceh, ia juga berteman akrab dengan orang dari suku Batak.

Setiap bertemua dengan orang suku Batak, almarhum selalu menyapa dengan bahasa Batak. Termasuk kepada penulis, saat dikunjungi, almarhum pasti bertanya ke penulis (Erwin Daulay, red), apakah sudah makan ataukah belum, dengan menggunakan bahasa Batak.

Mamangallang dohamuna? Sudah makan atau belum?” ucap beliau yang selalu penulis kenang.

Rusli Paloh meninggal dunia pada usia 75 tahun. Rusli juga dikenal ayah dari anggota band Sore, Ade Firza Paloh. Ucapan duka cita pada Ade mengalir di media sosial. (Erwin H Daulay/AF)*

banner 300x250

Related posts