Nilai Ambang Batas SKD CPNS 2019 Lebih Rendah dari 2018

  • Whatsapp
SKD CPNS (Ilustrasi)

Triasnews – Kabar baik bagi para calon peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2019. Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) baru saja mengumumkan adanya perubahan pada Nilai Ambang Batas (passing grade) Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Tahun 2019.

Perubahan tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan-RB) Nomor 24 Tahun 2019.

Read More

Dalam Permenpan-RB yang menjadi panduan standar nilai dalam tes SKD CPNS 2019 itu ditetapkan, nilai ambang batas yang digunakan berbeda dan lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2018. Nilai ambang batas yang baru ini telah diuji di sejumlah daerah.

Sebagai informasi, ada 3 tes yang nilai ambang batasnya diturunkan yaitu 126 untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP), 80 untuk Tes Intelegensia Umum (TIU), dan 65 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Nilai kumulatif dari 3 tes tersebut sebesar 271.

BACA JUGA: Pendaftaran CPNS 2019 Resmi Dibuka, 152.286 Formasi Disediakan

Pada tahun 2018, nilai ambang batas yang digunakan dalam SKD CPNS 2018 mengacu pada Permenpan Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaaan Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018.

Permenpan 37/2018 menetapkan, nilai ambang batas SKD CPNS 2018, yaitui 143 untuk TKP, 80 untuk TIU, dan 75 untuk TWK.

Dibandingkan nilai ambang batas 2018, untuk 2019 terjadi penurunan poin terbesar ada pada TKP sebesar 17 poin.

Namun, Permenpan-RB 24/2019 menegaskan, aturan penurunan ambang batas itu tidak berlaku bagi peserta yang masuk 4 kategori: (1) peserta dengan lulusan cumlaude, (2) penyandang disabilitas, (3) putra/putri Papua dan Papua Barat, dan (4) diaspora.

Nilai ambang batas SKD CPNS 2019 untuk 4 kategori formasi khusus tersebut adalah, Lulusan Terbaik Berpredikat “Dengan Pujian”/Cum Laude dan Diaspora paling rendah mendapat nilai kumulatif SKD 271 dengan nilai TIU paling rendah 85.

Bagi penyandang disabilitas, nilai kumulatif SKD paling rendah 260 dengan nilai TIU paling rendah 70. Bagi putra/putri Papua dan Papua Barat nilai kumulatif SKD paling rendah 260 dengan nilai TIU paling rendah 60.

Pengecualian nilai ambang batas pun juga diberikan pada sejumlah formasi umum, seperti Dokter Spesialis, Dokter Gigi Spesialis, Dokter Pendidik Klinis, Dokter, Dokter Gigi, Instruktur Penerbang, Rescuer, Bosun, Jenang Kapal.

Juru Mesin Kapal, Juru Minyak Kapal, Juru Mudi Kapal, Kelasi, Kerani, Oiler, Nakhoda, Mualim Kapal, Kepala Kamar Mesin Kapal, Masinis Kapal, Mandor Mesin Kapal, Juru Masak Kapal dan Pengamat Gunung Api. (AF)*

banner 300x250

Related posts