Menebar Asa pada Shin Tae-Yong, Pelatih Baru Timnas Indonesia

  • Whatsapp
Pelatih baru Timnas Indonesia Shin Tae-Yong berjabat tangan dengan Ketua Umum PSSI M. Iriawan,disaksikan Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto, dan Sekjen PSSI Ratu Tisha (Antara Foto)

TRIASNews – Shin Tae-Yong resmi didapuk sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Shin sendiri telah diperkenalkan secara resmi kepada media massa oleh PSSI di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (28/12/2019).

“Saya terima tawaran dari PSSI karena meski dalam lima pertandingan terakhir timnasnya selalu kalah, walaupun banyak kekurangan juga, tapi masih ada harapan-harapan untuk ke depan,” ujar Shin yang pernah membawa Timnas Korea Selatan (Korsel) menaklukkan Jerman pada fase grup Piala Dunia 2018 silam.

Read More

Pelatih berusia 49 tahun itu juga akan menjadi konsultan untuk timnas U-22 dan U-19. Dia tak membantah tugas barunya ini menjadi tantangan tersendiri, apalagi Indonesia menempati posisi 173 di daftar ranking FIFA.

Shin Tae-Yong saat melatih Timnas U-23 Korsel

Menurut Shin, Indonesia memiliki pemain-pemain berkualitas, seperti pernah dilihatnya saat membawa timnas Korsel U-22 menghadapi Indonesia pada 2015. Dia bakal mendatangkan pelatih fisik dari Korsel untuk memperbaiki fisik pemain Indonesia, yang disebutnya sebagai titik lemah.

Shin berjanji untuk berusaha semaksimal mungkin meloloskan Indonesia dari fase grup. Dalam menjalankan tugasnya, Shin akan dibantu sejumlah asisten asal Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengajak masyarakat Indonesia mendukung penuh pelatih timnas Indonesia yang baru, .

“PSSI selaku federasi yang [menjadi] penanggung jawab sepak bola di Indonesia sudah memutuskan dan mengumumkan nama pelatih. Mari beri dukungan,” tuturnya, seperti dilansir dari Antara, Minggu (29/12/2019).

Zainudin mengakui, masyarakat sebelumnya sempat menginginkan mantan pelatih timnas asal Spanyol, Luis Milla, kembali jadi pelatih. Namun, lanjutnya, PSSI telah mengambil keputusan.

Dengan demikian, masyarakat diminta mendukung penuh siapapun yang akhirnya ditunjuk menjadi pelatih. Apalagi, tambah Zainudin, Shin sudah memiliki pengalaman yang mumpuni saat melatih timnas Korea Selatan (Korsel).

“Salah satu pengalaman dan kualitasnya adalah saat Korsel menaklukkan Jerman pada fase grup Piala Dunia 2018,” ujarnya.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan, finalisasi kontrak telah selesai dilaksanakan. Shin Tae-Yong akan menjalankan proyek jangka panjang selama 4 tahun. Namun, dia tidak menyebutkan nilai kontrak Shin.

Prestasi Shin Tae-Yong

Pria kelahiran Yeongdeok, Korsel pada 1970 itu pernah mengantarkan Klub Seoungnam Ilhwa Korsel sebagai juara Liga Champions Asia 2010 dan juara Piala Korea 2011.

Shin juga pernah menangani Timnas Korsel U-23 pada 2014 kemudian juga menjadi pelatih interim timnas Korsel senior sampai Uli Stielike datang. Salah satu capaian tae-yong bersama Timnas U-23 adalah mencapai perempatfinal Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.

Pada 2017, Shin Tae-yong menggantikan Stielike saat timnas Korsel sedang krisis. Ia berhasil membawa timnas Korsel lolos ke Piala Dunia 2018. Timnas Korsel memang tersingkir di babak grup, namun tim Negeri Ginseng itu membuat kejutan dengan mengalahkan Jerman 2-0. (AF)*

banner 300x250

Related posts