Kisruh Anggaran Pemprov DKI Jakarta, Sandiaga Uno: Jangan jadi Ajang Pecah Belah

  • Whatsapp
Sandiaga Uno

Triasnews — Kisruh seputar anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ditanggapi dengan bijak oleh Sandiaga Uno. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, kritik dari sejumlah pihak terhadap anggaran Pemprov DKI Jakarta jangan menjadi ajang untuk memecah belah. Justru dijadikan ajang diskursus yang mendidik.

“Mari kita jangan menjadikan ini ajang pecah belah, tapi ajang diskursus yang mendidik. Pemprovnya juga bisa menyerap, DPRD-nya juga bisa menampung aspirasi masyarakat. Dan masyarakat juga lebih mengerti pajak yang mereka bayar, ini uang negara, ini untuk apa alokasinya di mana,” cetus Sandiaga di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Read More

Ia menuturkan, saat dirinya bertugas mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, pihaknya menginginkan adanya partisipasi masyarakat dalam hal melihat anggaran DKI.

BACA JUGA: Gubernur Anies Siapkan Sistem e-Budgeting Anyar

“Bahwa ini kan tiap tahun dilakukan, dan bahwa saya bertugas di Balai Kota kita melalui periode yang sama, kita ingin partisipasi masyarakat ikut melihat secara kolaboratif sebagai publik participation,” sambung bos Saratoga ini.

BACA JUGA: Saratoga Kembali Hirup Manisnya Laba di Triwulan III

Menurutnya, disorotnya penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) yang menjadi dasar RAPBD DKI 2020 adalah sebuah diskursus yang sehat. Sebab, masyarakat berpartisipasi melihat anggaran yang ada di Pemprov DKI.

“Jadi ini diskursus yang sehat, masyarakat terlibat melihat anggaran Pemprov DKI dan itu kan dari uang rakyat digunakan sebaik-sebaiknya juga untuk kemaslahatan rakyat,” kata dia.

Yang terpenting, lanjut Sandiaga, masalah lapangan pekerjaan dan biaya hidup untuk masyarakat kelas menengah terjangkau. (AF)*

banner 300x250

Related posts