Kesal Gurunya Dihina, Acong Latif Akan Turun Langsung

  • Whatsapp

TriasNews.com – Kasus penghinaan terhadap Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen RKH. Muddatsir Badruddin dari akun facebook bernama “Suteki” terus mendapat respon dari berbagai kalangan.

Pengacara kondang Acong Latif secara tegas mendesak Polres Pamekasan untuk segera mengusut tuntas kasus ujaran kebencian yang menimpa ulama kharismarik itu.

“Kami meminta kepada penegak hukum khususnya Polres Pamekasan agar segera menindak lanjuti laporan tersebut” ujar Acong Latif, minggu (07/06/2020).

Acong berharap kejadian tidak terulang kembali kepada yang lain. Ia meminta kepada masyarakat Madura untuk tenang dan meminta agar tidak berfikir negatif terhadap kepolisian.

“Kejadian ini sangat memalukan, karena menurut saya seorang ulama kalau di Madura sangat diagungkan dan dihormati, ini kok malah ngomong tidak sopan dan tidak beretika,” Kesal Alumni Pondok Pesantren Miftahul Ulun Panyeppen tersebut.

Kesal dengan perbuatan itu, bersemangat Acong akan turun langsung ke Madura apabila di butuhkan untuk membantu penegakan hukum dalam kasus tersebut.

“Kami kaget kemarin dapat info bahwa guru kami di Madura dihina di akun facebok oleh salah seorang yang tidak bertanggung jawab. Jujur kami merasa kesal dan sakit hati, Guru kami dihina seperti itu,” Tegasnya.

Sebelumnya Ikatan Alumni Simpatisan (IKBAS) Miftahul Ulum Panyeppen mendatangi Mapolres Pamekasan guna melaporkan akun facebook tersebut.

Akun Facebook atas nama Suteki dilaporkan dengan peristiwan pidana UU Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik pasal 45 ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2) pada Sabtu (6/6/2020).

Laporan tersebut diterima oleh petugas Kepolisian Resort Pamekasan atas nama Imam Supriyadi sekira pukul 22:17 WIB.

banner 300x250

Related posts