Kemeriahan Hari Sumpah Pemuda di Adhyaksa Creative Park Luwu Timur

  • Whatsapp

Memperingati Ultah ke-91 Hari Sumpah Pemuda, jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), menggelar sejumlah acara yang melibatkan berbagai komunitas kepemudaan di kabupaten beribukota Malili itu.  

Read More

Berpusat di Teras Kejaksaan Luwu Timur, Zelochan Musik, kawasan Adhyaksa Creative Park, selama dua hari berturut-turut (27-28 Oktober 2019), digelar kegiatan musik dan budaya.

Pada puncak acara Senin (28 Oktober 2019) malam penutupan, hadir Kajari Luwu Timur diwakili oleh Kasubbag Bin Kejari Luwu Timur, Dedi Lande, SH, MH, Ketua DPRD Luwu Timur, H. Amran Syam SH, didampingi Perwira Penghubung, Suparman, jajaran insan Adhyaksa Kejari Luwu Timur, serta berbagai elemen masyarakat dan pemuda.

BACA JUGA: Kejari Luwu Timur Ajak Generasi Muda Teladani Tokoh Sumpah Pemuda 1928

Sejumlah kegiatan yang menyedot ribuan pengunjung adalah Lomba baca Puisi dan Lomba Nyanyi Musik Akustik.

“Kami mengadakan acara hiburan buat pelajar dan pemuda pemudi (OKP) se-Luwu Timur diantaranya, lomba nyanyi musik akustik dan lomba baca puisi. Bagi pencinta game (PUBG), kami sediakan di halaman Adhyaksa Creative Park sebagai wadah ruang publik,” ungkap Dedi Lande, saat menyampaikan kata sambutan.

Mewakil Kajari Luwu Timur, Dedi Lande mengajak para pemuda untuk bijak dalam menggunakan teknologi informasi. Ia mengingatkan, tumbuh pesatnya perkembangan teknologi informasi layaknya dua mata pisau, satu sisi memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing. Namun, pada lain sisi, perkembangan teknologi informasi juga menimbulkan dampak negatif jika tidak bisa dikendalikan oleh si pengguna.

“Informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari hoaks, hate speech, pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila kaum muda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan serta kedewasaan dalam berbangsa dan bernegara,” jelas Dedi.

Karenanya, Dedi menambahkan, sangat dibutuhkan partisipasi aktif dari para pemuda untuk mewujudkan perdamaian antara suku, etnis yang kredibel, dan berkualitas.  

“Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad, dan cita-cita, pengorbananmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia,” ucap Dedi dengan nada berapi-api.

Terpisah, Kepala Kejari Luwu Timur, Yohanes Avilla Awanto, Putra, SHMH, mengatakan peringatan Sumpah Pemuda ditujukan untuk mengajak masyarakat, terutama kalangan generasi muda Luwu Timur, agar melek sejarah bahwa bangsa ini dipersatukan para pemuda.

Kepada para pemuda Luwu Timur yang menghadiri acara itu, Yohanes Avilla mengingatkan bahwa bangsa Indonesia berhutang budi kepada para tokoh pemuda tahun 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda.

“Saya mengajak para pemuda Luwu Timur agar mau dan mampu menjadi pelopor dengan meneladani komitmen kebangsaan para tokoh pemuda tahun 2018 untuk membangun kesadaran kebangsaan dan kesatuan Indonesia,” tandas Yohanes kepada Triasnews.com. (AF)*

banner 300x250

Related posts