Ikan ‘Penis’, Unik tapi Lezat

  • Whatsapp
Ikan 'Penis' (Instagram-baynaturemagazine)

Bentuknya unik menyerupai alat kelamin pria. Ikan ‘penis’ juga menjadi santapan lezat di Korea Selatan yang disebut Gaebul. Ikan penis mentah yang diolah memakai tambahan bumbu berupa gochujang, minyak wijen dan garam. Tidak sedikit restoran sengaja menyajikan ikan penis hidup, dengan tubuhnya masih bergerak-gerak.

TRIASNews –  Tengah viral di media sosial (Medsos) spesies hewan air yang bentuknya menyerupai alat kelamin pria, yaitu “ikan penis”. Spesies yang sebenarnya merupakan cacing ini terdampar di Pantai Drake, San Frasisco, California, Amerika Serikat, lantaran terkena badai.

Read More

Hewan bernama latin Urechis Unicintus ini juga memiliki sebutan lain yakni cacing sendok atau cacing penis. Dikutip dari laman Instagram Bay Nature, ikan penis yang memenuhi Pantai Drakes tersebut rata-rata memiliki ukuran sekitar 25 cm. Ikan penis sendiri diketahui biasanya tinggal di dalam pasir dengan cara menggunakan bagian tubuhnya untuk menggali.

Seorang ahli kehidupan laut yang bernama Ivan Parr menduga, hewan ini dihempas oleh badai sehingga keluar dari sarangnya. Akhirnya, mereka pun menjadi santapan empuk para predator.

 Ikan ‘penis’ ini bukan spesies asing bagi warga California. Hewan unik ini begitu mudah dijumpai di sepnajangn pantai. Hewan ini juga merupakan salah satu santapan populer di Korea Selatan karena mitosnya bisa meningkatkan gairah seksual.

Berbentuk unik tak seperti ikan pada umumnya bertekstur kasar, sesuai namanya, bentuk ikan penis ini terbilang nyentrik karena begitu mirip dengan alat kelamin pria.

Ikan penis dapat bertahan hidup dengan makan serbuk tanaman halus atau biasa disebut detritus.

Memang benar ikan ini jadi santapan di Korea Selatan. Ikan penis ini kerap diolah menjadi makanan lezat dan tergolong kuliner ekstrem. Nama sajian khas Korea yang terbuat dari ikan penis ini dinamakan gaebul. Gaebul sendiri terdiri dari ikan penis mentah yang diolah menggunakan tambahan bumbu berupa gochujang, minyak wijen dan garam. Tidak sedikit pula restoran yang sengaja menyajikan ikan penis hidup dan masih dalam kondisi bergerak-gerak. Bukan hanya itu saja, ikan penis juga sering diolah dengan cara dikeringkan kemudian dijadikan bubuk penyedap rasa.

Bukan hanya dimasak, ikan penis ternyata juga sering dijadikan umpan oleh par maniak mancing ikan di laut. Kabarnya, ikan penis ini terbukti ampuh menarik perhatikan ikan besar lainnya yang berada di lautan.

Ikan penis berpindah tempat tidka dengan berenang melainkan menggunakan lendirnya, karena ia tinggal di dalam pasir. Lendir tersebut keluar dari bagian tubuh ikan penis yang menyerupai belalai. Lendir inilah yang membuat tubuh ikan penis menjadi licin dan mampu berpindah tempat. Lendir ikan penis ini juga dijadikan sebagai alat untuk mendapatkan mangsanya, seperti plankton, bakteri, dan biota laut lainnya.

Dia juga mencari mangsa dengan menggali terowongan yang berbentuk huruf U. Liang ini kerap dimanfaatkan oleh makhluk lain kecil lainnya seperti kepiting dan udang.

https://www.instagram.com/p/BwduwfnDdby/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=embed_video_watch_again

Usia hewan ini cukup lama, bisa mencapai 25 tahun. Bahkan, ikan penis berada di fosil yang berusia 300 tahun. Hewan ini biasanya akan menjadi santapan bagi predator seperti hiu, pari, camar, dan berang-berang. (AF/dari berbagai sumber)*

banner 300x250

Related posts