IKAHI Menolak Ketua IKA UNPAD Baru

  • Whatsapp
Ketua Dewan Penasehat IKAHI UNPAD, James Ibrahim, bersama Ketua IKA UNPAD Periode 2016-2020, Hikmat Kurnia didampingi sejumlah pengurus IKAHI Unpad dalam satu kesempatan

TRIASNEWS, BANDUNG — Reaksi sangat keras dan frontal atas tindak-tanduk Panitia Mubes IKA UNPAD yang memaksakan mekanisme pemilihan Ketua IKA UNPAD melalui sistem perwakilan, mengabaikan mekanisme one man one vote, dan mengebiri kedaulatan suara dari ratusan ribu alumni UNPAD, datang dari pengurus Ikatan Alumni Hubungan Internasional (IKAHI) UNPAD.

Ketua Dewan Penasehat (Wanhat) IKAHI UNPAD, James Ibrahim (kanan) bersama Anggota Wanhat Ferry Mursyidan Baldan (tengah) dan Raja Syamsurizal (kiri)

IKAHI yang sejak awal mengapresiasi rencana penyelenggaraan Pemilu Raya IKA UNPAD menyatakan dengan tegas penolakan terpilihnya Ketua IKA UNPAD periode 2020-2024 melalui mekanisme tidak demokratis.

Read More

Kepada TRIASNEWS, Ketua Dewan Penasehat (Wanhat) IKAHI UNPAD, James Ibrahim Affandi, menyampaikan tanggapannya.

“Menyikapi terpilihnya Ketua IKA UNPAD yang baru perkenankan saya selaku Ketua Dewan Penasehat IKAHI UNPAD menyampaikan bahwa IKAHI menolak Terpilihnya Ketua IKA UNPAD Periode 2020-2024. Alasannya karena mekanisme pemilihan dilakukan melalui perwakilan sangat mencederai kedaulatan suara alumni. Mekanisme E-Voting yang diusulkan secara resmi oleh IKAHI UNPAD kepada Panitia Mubes, sebagai solusi realistis Pemilu Raya IKA UNPAD di tengah Pandemi Covid-19, ternyata diabaikan begitu saja oleh Panitia Mubes, dan dinodai oleh sekelompok orang yang berfikiran sempit dan pragmatis” cetus Kang Iim, demikian alumni FISIP UNPAD angkatan 1980 itu akrab disapa.

Kang Iim menyebut, IKAHI UNPAD memang bukan sebuah subkomisariat dari, atau tidak memiliki hubungan struktural-fungsional dengan, IKA UNPAD. Namun, seluruh warga IKAHI otomatis alumni UNPAD yang sejatinya memiliki hak suara mutlak dalam kontestasi Ketua IKA UNPAD. Faktanya, kedaulatan suara warga IKAHI yang notabene alumni UNPAD dilikuidasi oleh Mubes IKA UNPAD.

“Jadi, IKAHI berkepentingan mengawal dan membela kedaulatan suara milik warga IKAHI yang notabene alumni UNPAD,” tegas Kang Iim.

Kang Iim juga mengaku sangat prihatin karena Ketua IKA UNPAD dipilih oleh hanya segelintir alumni yang dilabeli perwakilan/komisariat yang berjumlah hanya 21 orang. Padahal jumlah alumni UNPAD mencapai ratusan ribu orang, tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri.

“Turut berduka cita atas matinya demokrasi di Unpad,” imbuhnya.

Ketua Dewan Penasehat IKAHI UNPAD, James Ibrahim bersama Ketua Dewan Penasehat IKA UNPAD periode 2016-2020, Ferry Mursyidan Baldan dan warga senior IKAHI Abdul Kholiq Wijaya

“Kami mengkritik Ketua Panitia Mubes dkk yang telah menodai Mubes melalui praktek kemunduran demokrasi yg dilakukan sebelum dan selama Mubes. Selamat atas terpilihnya Ketua IPA (Ikatan Perwakilan Alumni) Unpad, bukan IKA (Ikatan Keluarga Alumni) UNPAD produk Mubes pembajak demokrasi di Unpad,” seloroh Kang Iim dengan nada menahan amarah.

Sebagai sesepuh alumni HI UNPAD, Kang Iim juga mengungkapkan keprihatinan dan kekecewan mendalam manakala mengetahui bahwa ada warga IKAHI yang berfikiran mundur, justru ikut memperjuangkan pemilihan melalui sistem perwakilan. (Triasnews/AF)

banner 300x250

Related posts