Ditjen Hubud Prioritaskan Penerbangan “SELAMANYA” (Selamat, Aman, dan Nyaman) 2020

  • Whatsapp
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Kemenhub RI, Polana B. Pramesti (tengah) bersama jajaran Ditjen Hubud. (Foto: Istimewa)
Hingga 9 Januari 2020 telah dilakukan penandatanganan 82 % kontrak Angkutan Udara Perintis Penumpang, Perintis Kargo, dan Subsidi Angkutan Udara Kargo , dan 18% lagi pada pertengahan Januari 2020

TRIASNews – Sebagai wujud kehadiran pemerintah pada masyarakat di daerah terluar, daerah terpencil, daerah tertinggal, dan daerah perbatasan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI melaksanakan penandatanganan dan penyerahan kontrak Angkutan Udara Perintis Penumpang, Perintis Kargo dan Subsidi Angkutan Udara Kargo tahun 2020 di gedung Kemenhub RI, Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Program Angkutan Udara Perintis sudah dilaksanakan sejak 2017 sebagai bagian dari fokus pemerintah dalam mengatasi persoalan logistik di daerah terpencil, tertinggal, terluar, dan perbatasan. Sehingga, masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dan keberlangsungan logistik.

Read More

Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Hubud), Polana B. Pramesti, menyebut pada tahun 2019 program Angkutan Udara Perintis telah berhasil memangkas harga bahan pokok hingga 40 persen di daerah terpencil, terutama di wilayah Papua.

“Angkutan Udara Perintis merupakan program prioritas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang menjadi pendukung dari program Pemerintah. Sesuai dengan visi dan misi Presiden ke-5 yaitu menjamin penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang fokus dan tepat sasaran,” ungkap Polana, dikutip Triasnews dari siaran pers Humas Kemenhub.

Pada Desember 2019, tiga Koordinator Wilayah (Korwil) Nabire, Sumenep, dan Korwil Timika telah menandatangani kontrak, sedangkan Korwil Wamena telah menandatangani kontrak pada 3 Januari 2020.

Pada Kamis (9/1/2020) telah dilakukan penandatangan kontrak oleh 14 Korwil, yaitu Tarakan; Gunung Sitoli; Dabo Singkep; Dekai; Manokwari; Kuala Pembuang; Samarinda; Langgur; Sorong; Masamba; Timika; Ternate; Tanah Merah; dan Merauke.

Empat Korwil lainnya akan menandatanganani kontrak pada minggu ke 3 (tiga) Januari 2019, yaitu Masamba, Sinabang, Elelim dan Waingapu.

“Dengan demikian, hingga 9 Januari 2020 telah dilakukan penandatanganan kontrak sebesar 82%, dan 18% lagi akan dilakukan penandatanganan kontrak pada pertengahan Januari 2020,” terang Polana.

“Kegiatan ini dapat menjadi titik awal keberhasilan angkutan udara perintis sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Saya berharap baik Koordinator Wilayah maupun operator pelaksana dapat konsisten dan bertanggung jawab pada perjanjian yang telah disetujui kedua belah pihak, serta dapat menghadirkan penerbangan “SELAMANYA” (Selamat, Aman dan Nyaman),” pungkas Polana.

banner 300x250

Related posts