Dinas Perkim Depok Butuh Partisipasi Kejaksaan

  • Whatsapp
Rapat evaluasi dari Tim Kejaksaan kepada Dinas Perkim Depok dan kontraktor pelaksana kegiatan
Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Depok, Jawa Barat, berharap, kontribusi institusi kejaksaan dalam pembangunan fisik di Kota Depok tetap diselenggarakan. Apapun bentuk dan namanya, pendampingan dari kejaksaan sangat efektif terlaksananya pekerjaan secara tepat waktu dan tepat anggaran.

TRIASNews – Hari masih gelap. Sang surya pun belum menampakkan wajahnya. Tapi Dudi Miraz sudah memulai pekerjaannya di kantor. Pada saat TRIAS mendatangi kantornya pada pukul 06.00 pagi, Dudi tengah berdiskusi dengan beberapa orang bawahannya.

Jadi, sebelum dilaksanakan apel pagi rutin, orang nomor satu di Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Depok, Jawa Barat, ini sudah memulai pekerjaaannya.

Read More

Saat berbincang-bincang dengan TRIASNews, Dudi mengaku puas dengan pencapaian kinerja Dinas Perkim Kota Depok yang ia pimpin. Dibandingkan dengan kinerja tahun-tahun sebelumnya, kata Dudi, kinerja Dinas Perkim Kota Depok sepanjang tahun 2019 mengalami peningkatan baik dari realisasi pekerjaan fisik maupun dari penyerapan anggaran keuangan.

Capaian mulus kinerja Dinas Perkim Depok itu, aku Dudi, tak lepas dari faktor terlaksananya seluruh kegiatan yang direncanakan secara tepat waktu, tepat mutu, dan tepat anggaran.

“Para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pekerjaan di Dinas Perkim Depok memiliki komitmen, kepercayaan diri yang kuat, dan motivasi sangat tinggi untuk menunaikan tanggung jawabnya tanpa dihantui oleh berbagai kekhawatiran psikologis,” kata Dudi Miraz berargumentasi.

Dudi mengungkapkan, kepercayaan diri dari para PPK proyek di Dinas Perkim Depok menguat berkat adanya pendampingan dan partisipasi aktif dari tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok dalam bentuk pengawalan dan pengamanan (walpam) terhadap proses pelaksanaan pekerjaan proyek.

“Selama ini, tim dari kejaksaan itu sangat intensif memberikan pendampingan mulai dari perencanaan, proses pelaksanaan, sampai dengan monitoring dan evaluasi (monev) atas pekerjaan, bahkan setiap satu bulan sekali tim kejaksaan mengevaluasi semua aspek dari perencanaan di atas kertas hingga progress kegiatan fisik di lapangan,” terang Dudi Miraz.

Tak hanya itu. Tim kejaksaan juga siap selalu memberikan solusi hukum manakala muncul hambatan atau permasalahan di lapangan berkaitan dengan hukum.

“Singkatnya, bentuk pendampingan dan Walpam yang diberikan oleh rekan-rekan tim kejaksaan kepada jajaran Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Depok saat melaksanakan pekerjaan proyek pembangunan selama ini sangat kami rasakan manfaatnya,” cetus Dudi Miraz.

Ke depan, di tahun 2020, Dudi menggarisbawahi, Dinas Perkim Kota Depok tetap berharap model partisipasi dari institusi kejaksaan berupa pendampingan (Walpam) pada setiap pekerjaan fisik yang dikerjakan Dinas Perkim terus diselenggarakan.

Jika partisipasi kejaksaan tersebut dihilangkan, dengan segala keterbatasan bersanding dengan begitu banyak program kegiatan fisik yang tersebar di berbagai, Dudi khawatir, kegiatan-kegiatan Dinas Perkim Depok potensial sekali tidak terkontrol. Karena tidak ada lagi mitra pembangunan yang memberikan masukan.

“Saya sangat berharap, masih bisa berlangsung kegiatan-kegiatan pendampingan rekan dari kejaksaan, apapun itu bentuk dan namanya, agar setiap pekerjaan kami terus bisa dikawal dan diamankan, sehingga pada gilirannya kami di Dinas Perkim Depok tetap dapat memberikan kinerja yang tinggi,” tandas Dudi Miraz. (Erwin Daulay/AF)*

banner 300x250

Related posts