Bersama Kadin, Bumi Alumni Unpad Siap Jadi Penggerak UMKM Jabar

  • Whatsapp
Ketua Kadin Jabar, Cucu Sutara, diapit oleh Ketua Komunitas UMKM Alumni Unpad, Dewi Tenty, dan Wasekum Perkumpulan Bumi Alumni, Raja Syamsurizal

Bersinergi dengan Kadin Jabar, Bumi Alumni tawarkan Merek Kolektif agar para pelaku UMKM mampu menjadi pelopor dan penggerak UMKM Kolektif di Jabar.  

TRIASNEWS – Perkumpulan Bumi Alumni, yang mewadahi Komunitas UMKM Alumni Universitas Padjadjaran (Unpad) siap bersinergi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Jawa Barat (Jabar) untuk mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dr. Dewi Tenty Septi Artianty, SH, MH, M.Kn, Inisiator dan Ketua Komunitas UMKM Alumni Unpad, menerangkan, Perkumpulan Bumi Alumni sebagai wadah besar ratusan alumni Unpad pelaku UMKM siap dan mampu bersinergi dengan Kadin Jabar karena Jabar merupakan provinsi terbesar dari pelaku UMKM di Indonesia. Karenanya, pelaku UMKM harus diberdayakan dan memberdayakan dirinya secara profesional, menjalin kolaborasi dengan pihak manapun.

Read More

“Jadi agar bisa berdaya diri, UMKM harus berkolaborasi dengan banyak pihak terkait, apalagi dengan organisasi sekaliber Kadin Jabar,” ujar Dewi Tenty, usai menghadiri acara Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Kadin Jabar Sisa Masa Bakti 2019-2024, yang berlangsung di Trans Luxury Hotel, Bandung, Kamis (22 Oktober 2020).

Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga BUMI ALUMNI, Dr. Dewi Tenty, SH, MH, M.Kn

Dete, demikian perempuan berprofesi notaris korporasi ini akrab disapa, menambahkan dirinya sempat berbincang sejenak dengan Ketua Kadin Jabar, Cucu Sutara sekaligus menyosialisasikan keberadaan Perkumpulan Bumi Alumni dan Komunitas UMKM Alumni Unpad.

“Ketua Kadin Jabar Kang Cucu Sutara menyambut sangat antusias atas kehadiran Bumi Alumni dan kiprah Komunitas UMKM Alumni Unpad yang diwadahinya. Sambutan beliau sungguh luar biasa apalagi setelah mengetahui bahwa di Perkumpulan Bumi Alumni membina sebanyak 700-an UMKM berbasis alumni Unpad, yang relatif baru terwadahi yakni pada April 2020 silam. Ketua Kadin Jabar sampai beberapa kali melontarkan pernyataan ‘kita harus kerja sama…kita harus kerja sama,’,” cetus pemerhati Koperasi dan UMKM yang juga menjabat Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Perkumpulan Bumi Alumni ini.

Pengukuhan dan pelantikan Pengurus KADIN Jawa Barat sisa masa bakti 2019-2024

Merespons apresiasi Kadin Jabar yang ditunjukkan oleh gesture sang ketuanya, Dete menyebut, pihaknya segera melakukan konsolidasi guna memformulasikan bentuk-bentuk kerja sama yang potensial dijalin dengan Kadin Jabar.

“Pasti, Bumi Alumni bakal segera beraudiensi dengan Kadin Jabar. Sebelumnya, kami telah lebih dulu berudiensi dengan Kadin Kota Bandung dan Kadin Kota Cimahi,” tutur Dete.

Dete mengingatkan, Provinsi Jabar adalah ceruk pasar terbesar UMKM. UMKM Jabar adalah representatif dari UMKM Indonesia. Karenanya, perlu adanya sinergitas dari berbagai pelaku usaha untuk mengembangkan UMKM Jabar.

Dana dari pemerintah selama pandemi Covid-19 pun terserap paling banyak oleh UMKM Jabar. Terlebih lagi, UMKM Jabar ini selalu menjadi leading di bidang industri kreatif.

BACA JUGA: Meningkatkan Produktivitas UMKM dengan Merek Kolektif

Perkumpulan Bumi Alumni menawarkan Merek Kolektif sebagai wujud kolaborasi kepada Kadin Jabar. Tujuan penggunaan Merek Kolektif, imbuh Dete, agar para pelaku UMKM mampu menjadi pelopor dan penggerak UMKM Kolektif di Jabar. Merek Kolektif bermuara pada upaya menarik semua UMKM ke dalam satu sistem sehingga menjadi besar.

“Kita tawarkan kepada Kadin Jabar untuk mensosialisasikan Merek Kolektif di mana kita petakan wilayah mana saja yang bisa dijadikan klaster Merek Kolektif. Sebagai contoh, merek kolektif untuk para pengrajin sepatu dan tas Cibaduyut, atau untuk pengrajin jeans di Cihampelas. Kang Cucu Sutara menyambut baik ide tersebut dan minta segera direalisasikan acara bersama atau audiensi Kadin Jabar dengan Perkumpulan Bumi Alumni,” tutup Dete dengan wajah berbinar. (Triasnews/Anis Fuadi)

banner 300x250

Related posts